PDAM Tirta Handayani Siap Hadapi Musim Kemarau, Fokus Efisiensi dan Pelayanan

 

 

Senin, 21 Juli 2025 — PDAM Tirta Handayani menggelar apel pagi yang dipimpin langsung oleh Direktur Teknik, Bapak Imam Prakosa, S.T. Apel yang dilaksanakan di halaman kantor pusat ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kerja dan sinergi seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Gunungkidul.

 

Dalam sambutannya, Direktur Teknik menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk kembali berkumpul dan bertatap muka, seraya mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

 

Imam juga menyampaikan laporan terkait kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) bersama DPD Perpamsi yang dilaksanakan di Jakarta pada Kamis sebelumnya. Dalam agenda tersebut, lima PDAM dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta hadir, yakni PDAM Tirta Handayani (Gunungkidul), PDAM Tirta Projotamansari (Bantul), PDAM Tirta Sembada (Sleman), PDAM Tirtamarta (Kota Yogyakarta), dan PDAM Tirta Binangun (Kulon Progo).

 

“Ini menjadi momen bersejarah, karena untuk pertama kalinya lima KPM dari seluruh DIY dapat hadir bersama dalam satu forum. Alhamdulillah, acara berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan,” ungkap Imam.

 

Rakerda tersebut bertujuan menyatukan visi dan memperkuat kolaborasi antar PDAM di DIY, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan dan menyelesaikan permasalahan bersama di tingkat daerah maupun pusat.

Lebih lanjut, Imam menekankan pentingnya langkah-langkah efisiensi energi sebagai amanat langsung dari Bupati Gunungkidul. Ia mencontohkan inovasi yang telah diterapkan di Reservoir Karang, Saptosari, yang kini dilengkapi alat water level control untuk memantau ketinggian air dan mencegah overflow. Alat ini dinilai sangat efektif dalam menghemat air dan energi listrik.

 

“Tanpa alat seperti itu, bayangkan berapa banyak air dan energi listrik yang terbuang sia-sia,” tegasnya.

 

Tak hanya itu, Direktur Teknik juga mengingatkan pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di setiap kegiatan lapangan. Setiap petugas yang melaksanakan perbaikan maupun pekerjaan teknis lainnya diminta selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar.

 

Menutup arahannya, Imam Prakosa mengimbau kepada seluruh cabang untuk bersiap menghadapi musim kemarau. Ia meminta agar seluruh unit kerja mengoptimalkan pelayanan, serta melakukan inventarisasi permasalahan, sekecil apapun, agar tidak berkembang menjadi hambatan besar dalam pelayanan air bersih kepada pelanggan.

 

“Mari kita hadapi musim kemarau dengan kesiapan dan semangat pelayanan terbaik untuk masyarakat Gunungkidul,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *