PDAM Tirta Handayani Gandeng Dinas Kesehatan Sosialisasikan Pelayanan Air Bersih di Kalurahan Ngleri

Gunungkidul, 27 November 2025. Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Kalurahan Ngleri menggelar sosialisasi pelayanan air bersih di Aula Pertemuan Kalurahan Ngleri, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, Kamis (27/11).

Kegiatan tersebut diikuti berbagai elemen masyarakat, meliputi perangkat kalurahan, Dinas Kesehatan Gunungkidul, para dukuh, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), Karang Taruna, Ibu-ibu PKK, Badan Permusyawaratan Kalurahan (Bamuskal), dan kader kesehatan. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga terkait standar air bersih dan keamanan proses klorinasi dalam distribusi air PDAM.

Acara dibuka dengan sambutan Lurah Ngleri, Bapak Supardal, yang menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan layanan air bersih di wilayahnya. “Kami berharap kegiatan ini mampu memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat mengenai proses penjernihan air, sehingga tidak menimbulkan anggapan keliru,” ujarnya.

Plt. Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Bapak Sulistyo Aribowo, S.E., dalam sambutannya menegaskan komitmen perusahaan dalam menyediakan air layak konsumsi sesuai standar kesehatan nasional. “PDAM Tirta Handayani terus memperbaiki infrastruktur dan memastikan kualitas air yang didistribusikan memenuhi baku mutu pemerintah,” katanya.

Materi disampaikan oleh Bapak dari Dinas Kesehatan D.I.Y, Bapak Ahmad Wahyudi, S.T., memaparkan materi berjudul Bahaya dan Manfaat Klorinasi. Ia menjelaskan bahwa klorinasi merupakan metode yang umum digunakan dalam sistem pengolahan air bersih untuk membunuh bakteri patogen. “Klorin memang memiliki potensi risiko jika digunakan berlebihan, tetapi pada kadar yang tepat justru menjadi kunci keamanan air minum,” ujar Bapak Ahmad dalam pemaparannya.

Usai pemaparan, peserta sosialisasi mengajukan sejumlah pertanyaan terkait dosis aman klorin, dampak jangka panjang, serta mekanisme pengawasan kualitas air. Narasumber menegaskan bahwa proses pengukuran klorin dilakukan secara berkala sesuai pedoman Kementerian Kesehatan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal peningkatan literasi masyarakat mengenai pentingnya proses pengolahan air yang aman, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan PDAM.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *