PDAM Tirta Handayani Peringati Hari Bakti ke-38 dengan Rangkaian Kegiatan Sosial dan Pelestarian Lingkungan

Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani Kabupaten Gunungkidul memperingati Hari Bakti ke-38 dengan menggelar serangkaian kegiatan sosial, edukatif, dan lingkungan sepanjang Desember 2025. Kegiatan ini mengusung tema Nguripi, Ngupadi, lan Nguri-uri sebagai wujud komitmen dalam menjaga keberlanjutan sumber air serta meningkatkan pelayanan publik.

Rangkaian kegiatan dimulai pada Sabtu, 6 Desember 2025, melalui lomba vlog competition bertema “Ayo Bayar Tepat Waktu!”. Lomba ini menyasar pelanggan PDAM, pelajar, dan kreator konten sebagai upaya meningkatkan kesadaran membayar tagihan air secara disiplin. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari strategi komunikasi publik PDAM di era digital.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Sulistyo Aribowo, S.E., mengatakan lomba tersebut bertujuan membangun budaya tanggung jawab pelanggan. “Pembayaran tepat waktu sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan operasional dan peningkatan layanan air bersih bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Pada Rabu, 17 Desember 2025, PDAM menggelar kegiatan merti sumber dan penanaman pohon di kawasan Gua Bribin. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Komunitas Nandur Banyu, Pemerintah Kalurahan Dadapayu, Karang Taruna, serta masyarakat Padukuhan Dayakan Kulon, Dayakan Wetan, dan Dayakan Tengah.

Kegiatan tersebut menjadi wujud ikhtiar bersama dalam menjaga ekosistem Sungai Bawah Tanah Bribin sebagai sumber air utama Kabupaten Gunungkidul. Selain penanaman pohon, juga dilaksanakan kenduri sebagai ungkapan syukur dan penghormatan terhadap alam. “Pelestarian sumber air tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” kata Ketua Komunitas Nandur Banyu dalam sambutannya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, pada Jumat, 19 Desember 2025, direksi dan petugas PDAM membagikan 45 paket sembako dan payung kepada pelanggan terpilih yang tertib dan tepat waktu membayar tagihan air.

Menurut Bapak Sulistyo, program apresiasi tersebut bertujuan memperkuat hubungan baik dengan pelanggan sekaligus menumbuhkan budaya disiplin. “Kami ingin memberikan penghargaan nyata kepada pelanggan yang selama ini mendukung keberlangsungan layanan PDAM”.

Selanjutnya, pada Sabtu, 20 Desember 2025, PDAM bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gunungkidul mengadakan kegiatan donor darah. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran direksi dan pegawai PDAM dengan total 50 pendaftar yang siap mendonorkan darah.

Puncak peringatan Hari Bakti ke-38 dilaksanakan pada Senin, 22 Desember 2025, melalui apel pagi dan pemotongan tumpeng. Acara ini dihadiri jajaran Dewan Pengawas, Direksi, pejabat struktural, serta seluruh pegawai PDAM Tirta Handayani.

Melalui sambutannya, Pelaksana Tugas Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Sulistyo Aribowo, S.E., menegaskan bahwa tema Hari Bakti ke-38, Nguripi, Ngupadi, lan Nguri-uri, mencerminkan komitmen PDAM dalam menghadirkan pelayanan air bersih yang berkelanjutan melalui berbagai kegiatan sosial, lingkungan, dan peningkatan layanan.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas PDAM Tirta Handayani, Supriyanto, S.E., M.T., menyampaikan harapannya agar PDAM terus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat Gunungkidul. “Momentum Hari Bakti ini menjadi refleksi dan penguatan komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang profesional, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan publik,” ujarnya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, PDAM Tirta Handayani menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia layanan air bersih, tetapi juga sebagai institusi yang aktif dalam pelestarian lingkungan dan penguatan hubungan sosial dengan masyarakat. Ke depan, PDAM berkomitmen melanjutkan program serupa sebagai bagian dari pembangunan layanan air minum yang berkelanjutan di Kabupaten Gunungkidul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *