Plt. Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Kabupaten Gunungkidul, Bapak Sulistyo Aribowo, SE, menyampaikan amanat Pembina Apel Pagi kepada seluruh pegawai PDAM Tirta Handayani pada Senin, 5 Januari 2026, sebagai bagian dari apel pagi awal tahun 2026. Dalam amanat tersebut, beliau menyampaikan sejumlah pesan strategis dari Kuasa Pemilik Modal (KPM), Ibu Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P. yang disampaikan dalam rapat RUPM (Rencana Umum Penanaman Modal) beberapa waktu lalu.
Dalam arahannya, Plt. Direktur Utama menekankan pentingnya penataan sumber daya manusia (SDM) agar lebih selaras dengan kompetensi yang dimiliki oleh masing-masing pegawai. Penempatan jobdesk yang tepat dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas organisasi.
Beliau juga menegaskan bahwa setiap kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) harus disertai dengan evaluasi serta implementasi nyata bagi perusahaan, tidak sekadar menjadi formalitas. Selain itu, diperlukan rapat evaluasi kinerja rutin setiap bulan dengan target yang jelas guna memastikan capaian kinerja dapat terukur dan berkelanjutan.
Sebagai perusahaan pelayanan publik, seluruh pegawai PDAM Tirta Handayani, baik di kantor pusat maupun cabang, diimbau untuk aktif membangun komunikasi dengan masyarakat serta melakukan “belanja masalah” di lapangan. Masukan dan keluhan masyarakat tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan.
Dalam amanatnya, Plt. Direktur Utama juga menyoroti tingginya tingkat kebocoran air (Non-Revenue Water/NRW) yang perlu ditangani secara serius dan terencana, agar angka NRW dapat ditekan serta pelayanan air minum kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Selain itu, beliau menegaskan pentingnya pemetaan pelanggan melalui Real Demand Survey (RDS). PDAM Tirta Handayani diharapkan memiliki data pemetaan pelanggan yang akurat, baik secara internal maupun eksternal, sebagai dasar perencanaan dan pengembangan pelayanan air minum di seluruh wilayah Kabupaten Gunungkidul.
Menyesuaikan dengan perkembangan zaman, Plt. Direktur Utama juga mengingatkan bahwa saat ini merupakan era media sosial, sehingga prinsip keterbukaan informasi publik harus terus diterapkan. Seluruh unit kerja didorong untuk mulai membiasakan diri membagikan informasi kegiatan pekerjaan, baik dalam bentuk foto maupun video, mulai dari rencana pekerjaan hingga hasil penanganan di lapangan.
Mengakhiri amanatnya, di awal tahun 2026 ini Bapak Sulistyo Aribowo mengajak seluruh pegawai PDAM Tirta Handayani untuk terus bersyukur, menjaga semangat, dan memperkuat komitmen bersama, dengan harapan pelayanan air minum kepada masyarakat Kabupaten Gunungkidul ke depan dapat semakin baik, merata, dan berkelanjutan.






